Estimasi Biaya Pengiriman
Rp7.200 - Rp20.000
Promo GRATIS ONGKIR* ke Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, Jambi, Lampung, Sumatera Selatan, Sumatera Utara dengan minimum pembelian Rp400.000. Lihat selengkapnya
Proses bubut ulang hanya boleh dilakukan jika ketebalan piringan cakram masih berada di atas batas minimum spesifikasi pabrikan (biasanya tertera pada fisik rotor). Jika ketebalan sudah mendekati atau di bawah batas toleransi, risiko keretakan akibat panas dan deformasi (warping) meningkat drastis. Dalam kondisi ini, penggantian komponen baru jauh lebih aman dan ekonomis secara jangka panjang untuk mencegah kerusakan komponen kaliper lainnya.
Proses bleeding tidak hanya berfungsi mengeluarkan gelembung udara, tetapi juga menguras minyak rem lama yang mungkin sudah terkontaminasi air (higroskopis). Kandungan air dalam sistem hidrolik akan memicu korosi pada piston kaliper dan dinding silinder master rem. Melakukan pengurasan total secara berkala menggunakan alat brake bleeder vakum memastikan komponen internal bebas karat dan kemacetan piston.
Terdiri dari pelat pendukung (backing plate) berbahan baja solid yang direkatkan dengan material gesek (friction material) tebal. Permukaan material gesek ini biasanya memiliki alur tengah untuk pembuangan debu dan residu panas, serta chamfer (sudut miring) di bagian tepi untuk mengurangi kebisingan.
Berbentuk melengkung menyerupai bulan sabit, terbuat dari logam yang dilapisi material gesek pada sisi luarnya. Komponen ini dirancang untuk menekan dinding dalam tromol.
Piringan logam bundar presisi. Pada kendaraan performa atau beban berat, piringan ini memiliki konstruksi ventilated (berongga di tengah) untuk mempercepat pelepasan panas, atau drilled/slotted (berlubang/beralur) untuk membuang gas hasil gesekan.
Terdiri dari piston silinder, seal karet (karet rem), dan boot pelindung debu. Komponen ini bekerja secara hidrolis untuk menjepit brake pads.
Material ini terbuat dari campuran serat kaca, karet, karbon, dan resin pengikat. NAO memiliki tekstur lebih lunak sehingga tidak mengikis rotor secara agresif dan operasionalnya senyap. Namun, material ini cenderung menghasilkan debu rem berwarna hitam yang cukup banyak dan mengalami penurunan performa lebih cepat pada rentang suhu yang besar.
Mengandung serbuk logam (besi, tembaga, baja) antara 30% hingga 65% yang dicampur dengan pengisi grafis. Karakteristik utamanya adalah transfer panas yang sangat baik dan daya cengkeram kuat. Kelemahannya terletak pada suara bising yang mungkin timbul dan sifatnya yang lebih abrasif terhadap permukaan rotor dibandingkan tipe organik.
Terbuat dari serat keramik padat yang dicampur dengan sedikit logam non-ferrous. Kampas rem keramik menawarkan stabilitas pengereman terbaik, menghasilkan debu berwarna terang yang tidak menempel kuat pada velg, serta memiliki usia pakai lebih panjang. Tipe ini umumnya menjadi standar pada kendaraan penumpang modern karena keseimbangan antara kenyamanan dan performa.
Loading chat box
please wait...
Anda bisa chat secara langsung dengan
Customer Support kami untuk bertanya
Stok produk,
Pesanan,
Pembayaran,
Pengiriman,
Faktur Pajak,
Pengembalian Barang & Garansi atau kunjungi
Pusat Bantuan Kami








